perkembangan industri teknologi di indonesia
Perkembangan industri teknologi di Indonesia dari
tahun ke tahun semakin marak. Hal yang sama juga dialami oleh industri
permainan atau game online di tanah air, dimana hampir setiap tahunnya
kita terus kedatangan pelaku-pelaku baru di dunia bisnis game, baik yang
berasal dari dalam maupun luar negeri. Akan tetapi, tahukah kamu
seperti apa pasang surutnya dari tahun ke tahun? Well, melalui artikel
ini, kali ini VGI ingin membahas tentang awal mula hadirnya game online
ke Indonesia.
Era Nexia Online
Melalui Nexia Online inilah gamers di tanah air diperkenalkan dengan
yang namanya game online. Nexia merupakan game online pertama yang hadir
ke Indonesia. Game ini dirilis oleh Bolehgame pada bulan Maret tahun
2001 dan sekaligus menjadi pencetus dari kehadiran game-game online baru
lainnya disini. Meski hanya dibaluti oleh grafis yang sederhana, Nexia
kala itu berhasil membangun komunitasnya sendiri. Namun sayangnya, umur
game ini tidak bertahan terlalu lama. Nexia akhirnya ditutup setelah 4
tahun dirilis di Indonesia.
Ada kenangan manis tersendiri di era Nexia Online. Di saat itu,
gamers di Indonesia barulah mulai mengetahui yang namanya sistem ID dan
password. Juga, yang bermain game online di zaman ini masihlah hanya
didominasi oleh kaum adam saja.
Era-nya RO!
VGI bisa memastikan, era Ragnarok Online merupakan zaman keemasannya
dunia game online Indonesia. Dari game inilah warnet terus bermunculan,
pengguna internet terus meningkat, dan jumlah gamers yang terus
bertambah. Menariknya lagi, dari Ragnarok Online inilah para gamers
mulai mengidap penyakit yang namanya ‘kecanduan game online’ sampai rela
menginap berhari-hari di warnet.
Ragnarok Online atau sebutan populernya, RO, juga adalah pionir bagi
game online penganut sistem Pay 2 Play alias P2P, dimana gamers yang
ingin memainkan game ini harus membayar terlebih dahulu. Game ini sangat
popular, dari hari ke hari pemainnya terus bertambah.
Pada saat ini, game online sudah bukanlah permainan bagi kaum adam
saja. Tak sedikit wanita pun mulai mencoba bermain, yakni pada zaman
Ragnarok Online ini. Selain itu, jumlah warnet juga bertambah banyak.
Warnet yang tadinya hanya menyediakan jasa browsing pun ikutan
menginstal Ragnarok Online untuk menambah jumlah pelanggan. Dan, yang
paling manis, dari Ragnarok ini jugalah gamers mulai tahu dengan yang
namanya pacaran di dunia maya. Aih.
Jumlah publisher yang tadinya masih bisa dihitung dengan jari pun
mulai meningkat. Beberapa game online baru seperti Risk Your Life,
Gunbound, RAN, Xian, Pangya, dan O2jam pun bermunculan. Sekaligus,
Ragnarok juga berhasil menciptakan trend baru game online di Indonesia.
Di saat ini, gamers sudah mulai mengenal yang namanya gathering atau
ngumpul ramai-ramai bersama anak guild.
Tambahan informasi, salah satu komunitas terbesar Ragnarok Online di Indonesia adalah juga berasal dari VGI lho, guys!
Era RF Online
Sebagian orang mengatakan, era RF adalah zamannya revolusi game di
Indonesia. Mengapa begitu? Karena di zaman inilah banyak game-game
online baru bermunculan secara bersamaan. Selain itu, melalui RF ini
jugalah gamers dipaksa untuk meng-upgrade komputer mereka, dikarenakan
oleh game-game saat itu yang telah menggunakan grafis tiga dimensi. Ada
dua judul game Lyto yang mendominasi di zaman ini, yaitu RF dan Seal,
dimana keduanya memakai grafis 3D.
Perubahan paling besar pada dunia game online di Indonesia di zaman
RF ini adalah gamers sudah tak lagi menggunakan koneksi internet
dial-up. Penyedia jasa internet baru mulai bermunculan, menawarkan
kualitas internet yang jauh lebih baik. Jumlah warnet dan penggunanya
juga terus meningkat. Bahkan sudah mulai ada warnet yang berani
memberikan harga lebih murah lewat paket-paket yang telah mereka
sediakan.
Gamers yang tadinya hanya bermain untuk kesenangan pun mulai
mengalami perubahan. Di zaman RF ini, mereka menjadi lebih serius.
Mereka tak lagi hanya sekedar mencari teman, namun juga mencari
kekuasaan serta kemenangan. Mereka sadar bahwa mereka memerlukan item
yang apik untuk bisa jadi penguasa. Nah, dari sinilah muncul aktifitas
jual-beli item dengan memakai uang Rupiah.
Era AyoDance
Memang benar, kaum hawa sudah mulai ikut bermain game online di era
Ragnarok. Namun, hadirnya gamers wanita di game online secara
besar-besaran hanya terjadi di AyoDance.
Di game ini, mereka para wanita, tak hanya sekedar mencoba bermain.
Mereka bahkan aktif dan sangat adiktif. Beberapa diantaranya pun sampai
rela menghabiskan waktu serta uang yang tak sedikit hanya untuk
memainkan game ini.
Dan sepertinya AyoDance berhasil merubah trend game online dari
sebuah permainan hingga menjadi wadah untuk mencari ketenaran. Di game
ini, semua orang ingin eksis. Mereka melakukan beragam cara untuk meraih
popularitas, seperti memperbanyak koleksi avatar ataupun adu
tinggi-tinggian level karakter.
Era PointBlank, Hingga Sekarang!
Bisa dibilang, PointBlank adalah fenomena unik di dunia game online
Indonesia. Coba kamu perhatikan, sepertinya hanya game ini yang mampu
menembus angka jutaan pemain, sekaligus dengan jumlah penggemar di
fanpage mencapai jutaan orang. Game ini dimainkan hampir oleh semua
kalangan gamers, baik yang kelas atas, menengah, hingga bawah. Bahkan
artis pun ikut bermain PointBlank, menjadikan game ini sebagai game
terpopuler di Indonesia.
Ada yang mengatakan, PointBlank bisa seramai ini adalah karena game
PFS pertama di Indonesia. Padahal bukan. Game online FPS pertama di
Indonesia adalah VitalSign, yang hadir pada bulan September tahun 2005
lalu. Namun sayangnya, game ini tidak sepopuler PointBlank karena pada
saat itu orang-orang masih tidak terlalu menaruh perhatian terhadap game
online. Selain itu, kebutuhan spesifikasi PC yang tinggi juga membuat
VitalSign tidak mendapatkan banyak pemain.
Ada juga yang mengatakan, mungkin gamers-gamers di Indonesia sudah
mulai jenuh dengan yang namanya MMORPG dan ingin mencari jenis game
baru. Oleh sebab itu, mereka pun bermain PointBlank. Well, ada benarnya
juga.
Kesuksesan PointBlank di Indonesia membuat publisher lain tak bisa
berdiam diri. Beberapa publisher lain seperti Megaxus dan Lyto pun ikut
merilis game bertema sejenis. Di saat ini, kamu bisa melihat beberapa
game seperti WarRock, CrossFire, dan X-SHOT muncul ke hadapan publik.
Kemunculan PointBlank sekaligus juga menjadi pencetus bagi munculnya
turnamen-turnamen game online di Indonesia. Dari sini jugalah para
penyedia peralatan gaming seperti Razer dan SteelSeries mulai dikenal.
Menjual item atau menjadi joki game online yang tadinya hanya dianggap
sebagai uang sampingan kini berubah menjadi pekerjaan dengan pendapatan
yang cukup menjanjikan.
Warnet-warnet yang tadinya hanya memiliki konsumen setingkat
mahasiswa pun mulai didatangi oleh anak-anak sekolahan. Bahkan yang
masih berumur sangat kecil sekalipun mulai tahu bermain game di warnet.
Para pemilik warnet seolah tahu, bila ingin warnet-nya laku, maka
sediakanlah game PointBlank.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua game online yang VGI sebutkan diatas memiliki perannya di
Indonesia. Game-game tersebutlah yang ternyata mampu memberikan
perubahan yang signifikan pada dunia game online tanah air. Kita bisa
melihat, adanya ketidaksamaan jenis gamer di antara RO, Ayodance, dan
PointBlank. Dimana di zaman RO, bermain game online masihlah merupakan
suatu aktifitas yang hanya digunakan untuk mengisi waktu. Berbeda di
zaman Ayodance dan PointBlank, dimana saat ini game online sudah menjadi
lahan baru bagi para pencari Rupiah.
Cukup penasaran sebenarnya, seperti apa perubahan yang akan datang ke
dunia game online Indonesia di waktu mendatang. Dan bakal ada game apa
lagi yang mampu memberikan trend baru ke dalam bisnis game berbasis
internet yang satu ini.
Ngomong-ngomong, era game manakah yang menjadi favoritmu disini? (DEL)